Author: radarmalang

  • Dikabarkan Akan Hengkang, Apa Kata Kipuw?

    MALANG KOTA – Sulitnya menembus posisi inti, membuat Hasyim Kipuw Galau. Informasi yang disampaikan manajemen, Kipuw sempat mengutarakan keinginannya untuk hengkang. Lantas, bagaimana komentar Kipuw? Sejatinya, dia masih ingin bertahan lebih lama di Arema Cronus. Tapi, ketika tak mendapatkan garansi untuk tampil reguler, itu tak bagus bagi karirnya. “Nanti kita lihat saja, oke,” kata Kipuw, singkat. Seperti pemberitaan sebelumnya, jika harus keluar dari Arema Cronus sudah ada klub yang siap menampung Kipuw. Yakni Bali United. Kebetulan, klub yang diperkuat mantan pemain Arema Cronus Kiko Insa dan I Gede Sukadana itu butuh pemain baru untuk mengarungi kompetisi. (adk/c2/muf)  

  • Provider Perluas Jaringan 4G LTE

    MALANG KOTA – Kebutuhan masyarakat akan informasi digital dan layanan internet semakin hari semakin meningkat. Hal itu terlihat dari pertumbuhan jumlah pelanggan di beberapa provider penyedia layanan internet cepat. Saat ini, layanan internet cepat atau yang dikenal dengan layanan 4G LTE (long term evolution) masih menjadi primadona. Meskipun jaringan 4G terbilang masih baru hadir di Kota Malang, ternyata banyak pelanggan yang sudah mulai beralih untuk menggunakan layanan tersebut. ”Peningkatan sebesar 31,2 persen,” ujar Manager Corporate Communication Telkomsel Jawa-Bali Erwin Kusumawan pada Jawa Pos Radar Malang. Dia mengatakan, layanan 4G LTE dari Telkomsel baru memasuki wilayah Malang pada akhir 2015 lalu. Namun, peminat layanan tersebut terus mengalami peningkatan setiap bulannya. ”Setiap bulan ada 17 ribu hingga 18 ribu pelanggan yang beralih ke jaringan 4G,” paparnya. Dengan hadirnya layanan 4G, kini pengguna tidak perlu lagi harus menunggu buffering lama ketika melakukan streaming. Baik untuk akses informasi digital maupun streaming video. ”Tidak ada jeda jika mereka (pelanggan, Red) ingin melakukan streaming,” ucap dia. Meskipun baru, Telkomsel sudah memiliki hampir 100 based transceiver station (BTS) yang tersebar di seluruh wilayah Malang Kota. ”Awalnya kami mempunyai 73 BTS,” jelasnya. Penambahan BTS tersebut guna untuk menghadirkan layanan internet 4G ke semua wilayah Kota Malang, sehingga bisa ter-cover layanan tersebut. Sampai saat ini, Telkomsel sudah memiliki 800 ribu pelanggan. Baik yang belum maupun sudah beralih ke jaringan 4G. ”Target kami, tahun 2016 ini 50 persen pelanggan bisa beralih ke jaringan 4G LTE,” tandasnya. Sementara itu Regional Sales Manager Malang Greater XL Yoyok Nurhadi mengatakan, saat ini jaringan 4G LTE dari XL belum memasuki Kota Malang. Namun, secepatnya jaringan tersebut akan merambah Kota Malang. ”Awal Juni atau Juli mendatang kami akan hadir di Malang,” jelasnya. Nantinya, XL akan menggunakan sistem sharing jaringan dengan provider lain. ”Untuk saat ini kami masih menunggu regulasi dari pusat,” jelasnya. Meskipun begitu, pihaknya sudah menyiapkan produk layanan 4G bagi pelanggan yang ada di Kota Malang. Sementara untuk BTS, pihaknya sudah menyiapkan 22 titik jaringan yang akan tersebar di seluruh wilayah Malang Kota. ”Untuk permulaan kami baru meng-cover wilayah Malang. Selanjutnya kami akan merambah Kota Batu dan kabupaten,” terang dia. (fis/c1/lia)  

  • Daihatsu Selenggarakan Workshop Jurnalis

    Surabaya – Setelah sukses menyelenggarakan workshop Sahabat Jurnalis Otomotif di Jakarta dan Semarang, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) kembali mengadakan workshop serupa. Khusus dari media utama di Jawa Timur (Jatim) dan Bali. Materi yang diberikan seputar pengetahuan otomotif. “Sebagai bekal bagi sahabat jurnalis regional dalam membuat artikel berita otomotif,” jelas Kepala Wilayah Daihatsu Jatim & Bali PT Astra Internasional Tbk – Daihatsu Sales Operation, Hariya Albertus. Selain itu, workshop ini bertujuan mengembangkan wawasan dan pengetahuan otomotif sahabat jurnalis di tiap daerah. “Kami berharap melalui kegiatan ini, sahabat jurnalis memiliki bekal pemahaman yang kuat mengenai industri otomotif,” imbuh Hariya. Sekaligus mampu mengaplikasikan kemampuan dasar otomotif, merawat kendaraan, dan teknik menghadapi situasi darurat. (zya/muf)  

  • Sering Dicadangkan, Hasyim Kipuw Ancam Hengkang

    MALANG KOTA – Masuknya Syaiful Indra Cahya membuat persaingan untuk memperebutkan posisi bek kanan makin sengit. Rumor yang berkembang, Hasyim Kipuw mulai gamang dengan masa depannya di Arema Cronus. Seperti diketahui, setidaknya ada tiga pemain yang bersaing di posisi bek kanan. Selain Syaiful dan Kipuw, Arema Cronus masih punya Benny Wahyudi. Stopper muda Ryuji Utomo juga bisa menempati posisi bek kanan meski bukan spesialis utamanya. Dalam laga uji coba melawan Persija di Stadion Kanjuruhan, Sabtu lalu (16/4), pelatih Arema Cronus Milomir Seslija memasukkan Syaiful sejak menit awal. Syaiful bermain selama 54 menit, sebelum kemudian digantikan Kipuw. Melihat penampilannya di laga tersebut, Syaiful punya prospek cerah di Arema Cronus. Situasi inilah yang kabarnya membuat Kipuw tidak betah di Arema Cronus. Sebagai bek senior yang pernah membela timnas, Kipuw tentu tidak ingin hanya menjadi pelapis. General Manager Arema Cronus Ruddy Widodo membenarkan bahwa Kipuw memang pernah menyatakan uneg-uneg-nya kepada manajemen. ”Ya, memang beberapa waktu lalu dia mengungkapkan seperti itu. Namun, saya salut pada dia (Kipuw) karena berani bilang,” kata Ruddy. (adk/c2/muf)  

  • Arema Resmi Kontrak Top skor Liga Australia, Siapa Dia ?

    MALANG KOTA – Siang hari ini (20/4) Arema Cronus resmi kontrak Gustavo Giron Marulanda. Dia resmi terikat selama satu musim kompetisi. Pemain berusia 30 tahun ini menjadi pemain asing terakhir yang bergabung bersama Arema Cronus. Giron menjadi top skor di National Premiere League (NPL) Australia, tahun lalu. Bersama klub Baysweter City, selama 21 pertandingan dia telah mencetak 22 gol. General Manajer Arema Cronus Ruddy Widodo mengatakan, Giron resmi dikontrak atas dasar pertimbangan pelatih. Sejak datang pada Kamis pekan lalu, dia langsung dipantau. “Pertimbangan dikontrak karena setelah beberapa kali latihan dan laga uji coba. Dia (Giron) menunjukkan kualitas yang bagus,” kata dia. Setelah dipertimbangkan itu, resmi akhirnya diikat kontrak. Awalnya, lanjut dia, sempat akan lepas. Karena harga yang ditawarkan cukup tinggi. Giron pun akan pulang ke Australia jika tidak jadi bersama Arema Cronus. “Setelah nego akhirnya mau turun, dan kita kontrak dia,” ujar Ruddy. Sementara itu Giron mengaku senang bisa bergabung Arema. “Sejak awal saya lihat tim ini dan mempunyai supporter yang fantastik,” kata Giron. Selain itu Arema Cronus juga mempunyai pemain yang berkualitas, sehingga dia memutuskan bergabung. “Saya senang disini karena ada pemain bagus, saya lihat Arema juga tim yang mempunyai ambisi juara,” tandas dia. (adk)  

  • Style Your Hair

    Youthers…banyak yang bilang rambut adalah tentang penampilan. Bener gak sist? Hem…gak heran tuh cewek-cewek rela ngabisin banyak rupiah demi kecantikan mahkotanya. Bagaimana mas bro? Kayaknya lebih dalem lagi nih…Soalnya buat para cowok, rambut bukan lagi soal mode, tapi lebih ke filosofi. Oke deh…edisi kali ini kita bakal nyajiin seputar hairstyle yang lagi digilai para Youthers…. Kita yakin kalian pada tahu kalo di Malang lagi banyak banget salon dan barber shop dengan design unik. Itu aja udah nunjukin gimana tren rambut menggejala di semua lapisan. Gak cuma modelnya aja, tapi juga warnanya! Nah, ngomong-ngomong tentang rambut, cewek yang identik dengan rambut panjang masih jadi favorit banyak orang. Buktinya, ada 78% Youthers yang seneng banget sama rambut panjang. ”Cewek yang rambutnya panjang itu punya kecantikan khas gitu deh, jadi keliatan lebih manis dan menarik,” kata Ihsan, siswa SMA Islam Malang. Emang sih Youthers, cewek yang punya rambut panjang lebih keliatan ’wanita’ banget.. Apalagi kalo rambutnya lurus, kayak pilihan 54% Youthers. Tapi, a girl with wave hair juga gak kalah attractive lho Youthers (34%). ”Aku suka cewek kalo rambutnya bergelombang, keriting juga sih, habisnya bisa dimainin hehehe,” tukas Bagus, siswa SMKN 5 Malang. Apa yang dibilang sama Bagus terbukti juga tuh, cewek yang rambutnya keriting juga nggak kalah kok buat dilirik (12%) hahahaha. ”Rambutku dulu itu bergelombang, terus aku keriting. Habis kayaknya cute banget kalo punya rambut curls gini hehehe,” ungkap Hany, mahasiswi baru Universitas Negeri Malang (UM).  

  • Yuk Kenalan dengan Indra Widjaya, Musisi Cover dari Malang

    Bahas tentang cover lagu, gak afdol rasanya kalau gak ngobrol bareng Indra Widjaya. Perjalanan karir cowok asli Malang ini gak bisa lepas dari hobi nge-cover lagu sejak 2012 lalu. Saat itu, Indra nge-cover lagu Somebody That I Used to Know milik Gotye yang di upload ke soundcloud.com/indrawidjaya. “Awalnya ya karena pingin dokumentasiin cover buat didenger sendiri aja, eh ternyata keterusan sampai sekarang,” kata dia. Empat tahun berlalu sejak upload cover pertamanya, akun Soundcloud Indra sudah di-follow 10 ribu orang, lho! Cowok berambut keriting ini mengaku hanya bermodalkan gitar dan ponsel saja saat pertama kali nge-cover lagu. Tapi, karena ingin kualitas lebih baik, Indra memutuskan untuk belajar DAW (Digital Audio Workstation), beli mic, soundcard, dan belajar tutorial di YouTube. “Lumayanlah lah, akhirnya aku bisa gambar-gambar musik sendiri,” ujarnya. Untuk pilihan lagu, Indra tidak fokus pada lagu tertentu “Pokoknya ada ide, langsung deh dikerjain,” ucapnya. Penggemar Halocene, Tyler Ward, Pentatonix, dan Postmodern Jukebox ini bilang kalau paling suka sama musisi yang bisa nge-cover dengan suasana berbeda dengan lagu aslinya. Dari situlah, Indra berusaha untuk kasih sesuatu yang beda dalam coverlagu miliknya. Salah satunya #CoverOnTheRoad (nyanyi di dalam mobil) bareng Dinda (@dindameicis) yang bisa di lihat di akun Instagram @indrawidjaya. Lebih lanjut, Indra menganggap cover lagu di dunia musik itu sah-sah aja kok, “ Cover lagu itu salah satu bentuk apresiasi dan support kepada musisinya,” pungkasnya. (zha/muf)  

  • Hunian Berkonsep Islami Makin Diminati

    MALANG KOTA – Konsep hunian Islami ternyata semakin diminati oleh masyarakat sekarang ini. Dengan menonjolkan suasana lingkungan yang tidak ada di kebanyakan perumahan konvensional, masyarakat terutama yang beragama muslim, mulai beralih untuk berinvestasi pada perumahan itu. Makin tingginya minat perumahan Islami ditunjukkan dengan semakin meningkatnya pula jumlah user. Bahkan, pada kuartal pertama ini, terjadi peningkatan yang cukup signifikan di beberapa pengembang. ”Peningkatan bisa mencapai 30 persen per bulan,” kata Direktur Utama Hunian Islami de Prima Deny Sukardiono ketika ditemui Jawa Pos Radar Malang di kantornya, Kamis (21/4). Dia mengatakan, respons masyarakat terhadap hunian Islami sangat luar biasa. ”Padahal, kami baru masuk Kota Malang awal tahun lalu,” jelasnya. Namun peminat sudah menunjukkan peningkatan yang cukup tajam. Dalam tiga bulan terakhir, dirinya sudah menjual 25 unit rumah. Sedangkan target hunian Islami sebanyak 74 rumah dan 10 ruko. ”Kami optimis bisa mencapai target itu hingga 2017 mendatang,” jelasnya. ”Sebanyak 70 persen luar kota dan 30 persen dari Malang,” lanjutnya. Dia memprediksi, perumahan berkonsep Islami masih akan terus berkembang dan mempunyai peluang yang cukup besar untuk bersaing dengan perumahan konvensional. Sementara itu, Owner d’Ahsana Property Eko Narieyanto juga mengatakan hal serupa. Bahwa pada tiga bulan pertama ini terjadi peningkatan penjualan. ”Peningkatan mencapai 5 persen,” ujarnya. Hingga saat ini sudah terdapat 20 unit perumahan yang ditempati olehuser. ”Total hunian kami sebanyak 41 unit,” jelasnya. Dia mengatakan, peminat perumahan Islami setiap bulannya semakin bertambah. Dalam satu bulan, dirinya bisa menjual sebanyak dua unit perumahan. Untuk saat ini, pihaknya hanya membangun hunian berupa perumahan. Namun rencananya, jika seluruh perumahan tersebut sold-out sebelum akhir tahun ini, pihaknya juga akan membangun ruko dengan konsep Islami. (fis/c1/lia)  

  • Bangun Pusat Logistik Berikat di Jatim dan Bali

    MALANG KOTA – Sektor ekonomi di Jawa Timur sepertinya bakal semakin menggeliat. Harapan ini dihembuskan dari diberlakukannya Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II September 2015 lalu. Salah satu dari paket tersebut yakni diberlakukannya kebijakan Pusat Logistik Berikat (PLB) yang efeknya bisa mempercepat penumpukan di pelabuhan. Selain itu, untuk mempermudah pelaku usaha mendapatkan suplai barang yang sebelumnya banyak di impor. Kepala Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kantor Wilayah Jawa Timur II Nirwala Dwi Heryanto mengatakan dengan PLB, perusahaan logistik diberikan kebebasan dalam menimbun barang hingga tiga tahun serta kuota yang hampir tidak terbatas (sesuai kapasitas gudang). Barang yang ditimbun ini juga hanya boleh didistribusikan ke banyak perusahaan atau sebaliknya (one to many, many to one, atau many to many). ”PLB tidak dimonopoli salah satu perusahaan, karena ini juga signifikan dalam memangkas biaya logistik,” jelas Nirwala, di sela sosialisasi Pusat Logistik Berikat (PLB) di Kanwil Ditjen Bea dan Cukai Jatim II, Jl Raden Intan, Kota Malang, kemarin. Biaya logistik barang di Indonesia sendiri berpengaruh sebanyak 40 persen dari harga barang. Dengan diberlakukannya PLB maka harapannya bisa menurunkan biaya logistik hingga di bawah 10 persen. ”Pemberlakuan kebijakan yang bersifat hard structure (pembenahan infrastruktur pelabuhan jalan dll) membutuhkan biaya yang besar. Karena itu pemerintah memberlakukan kebijakan soft structure yang mengubah regulasi yang dampaknya juga sama besarnya,” tambah Nirwala. Industri manufaktur kendaraan misalnya, selama ini barang yang di impor akan singgah terlebih dahulu di negara tetangga. Karena ketatnya aturan yang ada mengenai penimbunan barang serta waktu yang terlalu lama singgahnya kapal di pelabuhan dan bongkar muatan (dwelling time). Perusahaan logistik banyak yang menimbun barangnya di negara tetangga. (ded/lia)  

  • Gawat, Tahanan Pelaku Pemerkosaan Kabur

    KEPANJEN – Polres Malang dibikin pusing oleh ulah Choirul Anam, 30, warga Desa Gunungronggo, Kecamatan Tajinan. Tersangka kasus pemerkosaan yang baru tertangkap dan tengah menjalani proses pemeriksaan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) tersebut, sekitar pukul 18.00, Jumat petang tadi, kabur dari ruang tahanan sementara, Satreskrim Polres Malang. Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kanjuruhan, siang tadi, tersangka baru dikirim dari Polsek Poncokusumo. Choirul berurusan dengan polisi akibat terbukti memperkosa inisial WJ, 26, warga Dusun Baran Nongkosewu, Desa Karangnongko, Kecamatan Poncokusumo. Setelah dilimpahkan, tersangka menjalani sejumlah proses pemeriksaan di ruang UPPA Polres Malang. Nahas, petaka kemudian terjadi sekitar 18.00, selepas magrib tadi. Rupanya tersangka menjebol atap tahanan lalu kabur lewat belakang Mako Polres Malang dengan menuruni dinding paling belakang ruang Satreskrim. ketinggian sekitar 6 meter. Setalah berhasil menuruni dinding, dia langsung kabur ke arah barat yang kondisinya adalh jurang sungai dengan kedalam sekitar 6 meter danpersegi barongan. Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Adam Purbantoro ditemui di lokasi kejadian mengungkapkan pihaknya masih menunggu bantuan berupa anjing pelacak dari Satbrimbob Ampeldento. “statusnya bukan tahanan, dia masih dalm proses pemeriksaan,” tukasnya.(zal)