Wuih, Menwa dari ITN Ini Cantik Sekali

  • Redaktur:
  • Rabu, 11 Januari 2017 | 07:01
  • / 12 Rabiul Akhir 1438
  • Dibaca : 468 kali
Wuih, Menwa dari ITN Ini Cantik Sekali

 

 

 

ADA yang beranggapan bahwa resimen mahasiswa (menwa) itu seram, garang, dan terlalu serius. Tetapi, faktanya tidak demikian, menjadi menwa tetap bisa tampil cantik. Hal tersebut dialami Ayu Ambarwati, salah satu anggota satuan Menwa 825 Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang.

Ditemui di Mako Menwa 825 ITN Malang, dara asli Malang ini menceritakan pengalamannya yang mengesankan selama menjadi anggota. Menurutnya, dirinya tertarik dengan organisasi semimiliter tersebut saat menjalani pengenalan kehidupan kampus pada mahasiswa baru (PKKMB) pada 2014 lalu. ”Waktu itu, saya melihat mahasiswa dengan baju hijau-hijau. Mereka tegas, berwibawa, dan bisa mengatur mahasiswa yang banyak. Saya tertarik,” kenangnya.

Sejak itulah, mahasiswi kelahiran 1995 ini mencoba untuk mendaftarkan diri pada unit kegiatan mahasiswa (UKM) yang berlokasi di sebelah barat ITN kampus I tersebut. Alhasil, banyak teman-teman putri Ayu mempertanyakan keputusannya. Mengingat, menwa membutuhkan fisik kuat. ”Bener nih mau ikut menwa, kamu kan cewek dan badanmu juga tidak tinggi,” ujar Ayu menirukan protes teman-temannya pada waktu itu.

Namun, mahasiswi semester 5 jurusan teknik lingkungan ini tidak bergeming dengan protes tersebut. Dia tetap memantapkan niatnya masuk menwa. Sejak itu, dia mulai ikut tes dan memperoleh bekal prapendidikan. Kemudian, dilanjutkan dengan pendidikan di Dodikjur Rindam V Brawijaya selama tiga minggu.

Setelah pendidikan, Ayu dinyatakan menjadi anggota satuan Menwa 825 ITN Malang. Dia berhak berpakaian hijau-hijau untuk seragam lapangan dan putih-putih untuk harian. Perempuan yang juga hobi menulis cerpen ini, sering ditugaskan saat ada kegiatan-kegiatan penting di ITN Malang. Untuk pendalaman kemenwaannya, Ayu sempat mengikuti pendidikan nasional di Lanud Abdulrachman Saleh selama 10 hari. ”Kadang juga saya ikut rakerda di Surabaya, pernah juga mendampingi anggota ke Magelang,” papar Ayu yang kini menjabat wakil komandan satuan 825. 

Apakah tidak ingin tampil cantik dengan fashion terbaru sebagaimana mahasiswi lain? Menurutnya, menjadi menwa juga tetap bisa tampil cantik meskipun tidak mengenakan model-model pakaian terbaru. Bahkan, baginya, menwa cantik yang sesungguhnya itu karena menjaga etika. ”Kami kan tidak cengengesan. Kami punya etika saat di lapangan,” imbuhnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Ayu tak lupa menegaskan bahwa jangan salah persepsi tentang menwa. Baginya, menwa tidak segarang yang dibayangkan masyarakat tetapi tegas. Dia juga mengaku, teman-temannya yang dulu menolak masuk menwa, saat ini malah banyak yang ingin tahu tentangnya dan ingin bergabung. (*/c4/lid)

Foto Terbaru

  • ©2016 RadarMalang

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional